.
-: SELAMAT DATANG! di Maswins.Com | Blog Informasi, Berita, Artikel, dan Tutorial Pendidikan | Jangan Lupa Isikan Komentar Anda Demi Perbaikan ke Depan | Kirim Artikel Anda untuk Di Posting di Blog ini | AYO BERBAGI!!:..

Hukum Onani Dalam Pandangan Islam


Pertanyaan 1: Apabila seseorang mengeluarkan maninya sendiri, apakah itu termasuk perbuatan zinah? Apakah hukumnya?

Jawaban 1: Menurut sebagian orang ini dinamakan 'aadah sirriyyah (kebiasaan rahasia) dan dinamakan pula istimna` (onani). Menurut pendapat mayoritas ulama hukumnya adalah haram, dan itulah pendapat yang benar karena Allah subhanahu wa ta’ala berfirman saat menyebutkan orang-orang yang beriman dan sifat-sifat mereka:

"... dan orang-orang yang menjaga kemaluannya, * kecuali terhadap isteri-isteri mereka atau budak yang mereka miliki; maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada tercela. * Barangsiapa mencari yang di balik itu maka mereka itulah orang-orang yang melampaui batas". (QS. al-Mu'minun:5-7)
al-'Adiy adalah orang zalim yang melampaui batas-batas Allah subhanahu wa ta’ala. Maka Allah subhanahu wa ta’ala mengabarkan bahwa orang yang melampaui jima' kepada istri dan jima' sirriyah maka ia adalah orang yang melampaui batas. Dan tidak diragukan lagi bahwa onani keluar dari hal itu.

Karena inilah, para ulama melakukan istinbath hukum dari ayat yang mulia ini tentang haramnya melakukan kebiasaan rahasia ini, yaitu melakukan onani dengan tangan, yaitu mengeluarkan mani dengan tangannya saat nafsu syahwatnya bangkit. Ia tidak boleh melakukan perbuatan ini dan hal itu mengandung bahaya besar, seperti yang dikatakan para dokter. Bahkan sebagian pakar menulis tentang hal itu bahwa didalamnya terdapat beberapa bahaya dari kebiasaan rahasia ini. Dan Anda -wahai penanya- wajib berhati-hati dari hal itu dan hendaklah engkau menjauhkan diri dari kebiasaan buruk ini, hal itu mengandung bahaya besar yang tidak samar lagi. Dan karena ia merupakan kebiasaan yang menyalahi dzahir (yang nampak) dari Kitabullah (al-Qur`an) dan menyalahi yang dilarang oleh Allah subhanahu wa ta’ala untuk hambahamba-Nya. Wajib menjauhinya dan berhati-hati darinya. Seharusnya bagi orang yang kuat syahwatnya dan khawatir terhadap dirinya agar segera menikah, maka jika ia tidak bisa hendaklah ia berpuasa, berdasarkan hadits:
Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda: "Ada tiga golongan yang Allah subhanahu wa ta’ala pasti menolong mereka: budak mukatab yang ingin membayar, yang menikah karena ingin menjaga diri (dari yang haram), dan mujahid fi sabilillah."
Pertanyaan 2: Apakah hukumnya melakukan kebiasaan rahasia (onani)?

Jawaban 2: Melakukan kebiasaan rahasia, yaitu melakukan onani dengan tangan atau dengan yang lain adalah haram berdasarkan dalil al-Qur`an, sunnah, dan pandangan yang shahih.

Adapun dari al-Qur`an, maka firman Allah subhanahu wa ta’ala:
" ... dan orang-orang yang menjaga kemaluannya, * kecuali terhadap isteri-isteri mereka atau budak yang mereka miliki; maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada tercela. * Barangsiapa mencari yang di balik itu maka mereka itulah orang-orang yang melampaui batas." (QS. al-Mu'minun:5-7)
Dan barangsiapa yang ingin menyalurkan syahwatnya kepada bukan istri dan budak wanitanya maka ia telah mencari di balik itu dan ia adalah orang yang melampaui batas menurut ayat yang
mulia ini.

Adapun dari sunnah:
Rasulullah bersabda: "Wahai para pemuda, barangsiapa di antara kamu yang mampu maka hendaklah ia menikah, karena ia lebih menundukkan pandangan dan lebih memelihara kemaluan. Dan barangsiapa yang tidak mampu maka hendaklah ia puasa, maka sesungguhnya ia mengurangi syahwat."
Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wasallam menyuruh orang yang tidak mampu menikah agar puasa, dan jika onani itu hukumnya boleh niscaya beliau menyarankan kepadanya. Maka tatkala Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wasallam tidak menyarankan kepada hal itu padahal bisa, jelas bisa diketahui bahwa onani itu tidak boleh. Adapun pandangan yang shahih, maka perbuatan itu mengakibatkan bahaya yang sangat banyak yang disebutkan oleh pakar kedokteran. Ada bahayanya yang menimpa badan, terhadap kemampuan seksual, terhadap pemikiran, dan terkadang bisa menghalanginya dari menikah yang benar, karena apabila manusia sudah memuaskan nafsunya dengan cara seperti ini terkadang ia tidak perduli terhadap pernikahan.


Syaikh Abdul Aziz bin Baz rahimahullah
Syaikh Muhammad al-Utsaimin rahimahullah



Download Artikel ini dalam bentuk .pdf di sini.

Referensi :
- HR. Al-Bukhari 1905, 5065, 5-66, dan Muslim 1400.
- Syaikh Bin Baz –Majalah al-Buhuth, edisi no. 26 hal 129-130.
- HR. Ahmad 2/251, 4370, at-Tirmidzi 1655 dan ia berkata: Hadits hasan, an-Nasa`i 3218, Ibnu Majah 2518, Ibnu Hibban 4030, al-Hakim 2/160, 217 (2678, 3218) dan ia menshahihkannya dan disepekati oleh adz-Dzahabi.
- Syaikh Muhammad bin al-Utsaimin, pertanyaan-pertanyaan penting, hal. 9.

Sumber : Islam House
Related Posts with Thumbnails



Share/Save/Bookmark Kirim Artikel Beranda FB
Comments
10 Comments

10 comments:

syarifnamaku mengatakan...

Bagaimana menurut anda mengenai orang yang onani dengan alasan, daripada berzina dengan orang lain..??

blognya bagus.. berkunjung ya.. ^_^

Maswins mengatakan...

@syarifnamaku | Tengkiyu atas kunjungannya.
Sebenarnya tidak ada alasan untuk melakukan perbuatan yang keji dan munkar. Oleh karena itu Rasul SAW sendiri telah memberikan solusi bagi kita yang tidak kuat menahan nafs nya, yaitu dengan berpuasa. karena hal itu bisa mengurangi hawa nafsu yang ada pada diri kita. Yakinlah, bahwa Alloh dan Rasul-Nya punya rencana atas firman dan sabdanya. Wallohu a'lam bisshowab.

®obinhut mengatakan...

Puasa, puasa, puasa ui... Bung ! Belajar puasa... Itu artinya bisa buka puasa, tapi jam berapa ya buka puasa rahasianya ? Nunggu istri ada gitu ? Hm...m moga cepet jadi orang + dapet istri cantik...!

adi mengatakan...

nyaman onani le'

adi mengatakan...

apakah onani itu juga masuk berzinah................. bro.
soalnya kata temen ku onani itu nikmat bro...

irfan mengatakan...

setiap liat bokep pasti onani

Anonim mengatakan...

Wow

Anonim mengatakan...

Jka sdang ada mslh dgn istri, syahwat nya lg tegangan tinggi. Gimana klw onani jd solusi, apkah hukum nya dlm islam

fajar mengatakan...

Hukum islam itu tegas hitam ya hitam putih ya putih.gak ada yg abu2 dg alasan apapun.Di bilang haram yo haram bgaimanapun alasannya titik.

fajar mengatakan...

Hukum islam itu tegas hitam ya hitam putih ya putih.gak ada yg abu2 dg alasan apapun.Di bilang haram yo haram bgaimanapun alasannya titik.

Poskan Komentar

Silahkan Isi Komentar Anda!
Sebisa mungkin saya akan menanggapi dan membalas komentar, berkunjung ke blog atau situs anda.
NO SPAM, NO SARA! Thanks

 

Maswins for Education is proudly powered by Blogger.com | Template by Blog Zone | Redesign by Comnetips