Senin, 11 Oktober 2010

Praktek Syirik 10-10-2010


Memang sesuatu yang istimewa bila kita mempunyai moment yang langka dan luar biasa. Ya! itulah hari Minggu, 10 Oktober 2010, atau sering orang menyebutnya tripel 10 (10-10-10). Banyak orang sengaja memilih waktu tersebut untuk menjalani atau melakukan sesuatu hal bersejarah dalam hidupnya. Sebagai contoh yang paling populer adalah ceremonial pernikahan, yang sangat sakral. Tepat memang moment tersebut, jatuh pada hari libur (Minggu-red), dan pada tanggal yang tepat, unik, dan mudah diingat. Ini juga terjadi pada tahun lalu yaitu 09-09-2009.

Tak khayal, banyak dari masyarakat Indonesia maupun mancanegara memanfaatkan momen ini dengan sebaik-baiknya. Tak mau terlewatkan. Dan wajar memang bila hari kemarin (10/10) banyak pesta dimana-mana.

Lalu apa yang aneh dengan hari itu, mengapa maswins menulis judul posting yang kontroversial dengan praktek di lapangan..???

Sahabat..!! Memang tak ada yang aneh dan perlu dipermasalahkan dengan hari itu, karena semua orang pasti menjalani hari itu kemarin, ya thoo? Jika kita berfikir dan memanfaatkan moment itu hanya sekedar mengambil waktu yang unik dan mudah diingat, pasti sah-sah saja dan tidak ada masalah. Tetapi masalahnya adalah jika kita memanfaatkan waktu itu dengan niat, harapan dan tujuan yang berbeda itulah yang bahaya.

Sebagai contoh :
  • Menganggap bahwa hari itu adalah hari yang membawa hoki karena bertepatan dengan angka cantik yaitu 10-10-10.
  • Menganggap bahwa hari itu adalah hari membawa rejeki karena hari tersebut adalah simbol dari penilaian tertinggi.
  • dll.
Sehingga pada hari itu (10/10) tak sedikit orang yang memaksakan waktu untuk menikah di hari itu. dan lebih parahnya lagi, dengan sengaja banyak orang tua yang rela melakukan operasi sesar hanya supaya anaknya terlahir pada tanggal 10-10-2010 dan supaya anaknya selalu mendapatkan keberuntungan dan rejeki yang banyak. (Berita Pagi). Inilah yang menyebabkan  kita termasuk melakukan perbuatan SYIRIK!

Tentu lain halnya jika, niat dan tujuan kita pada hari tersebut tidak demikian. Hanya sekedar ingin hari yang unik dan mudah diingat saja sehingga melakukan pernikahan di hari itu, dan membiarkan apa adanya anak terlahir pada waktu itu tanpa dengan sengaja melakukan operasi sesar sebelum waktunya melahirkan dengan harapan tersebut. Itu tidak termasuk Syirik! Wallohua'lam Bish-showab.

Mudah-mudahan kita terhindar dari sekecil-kecilnya perbuatan syirik.

Bagaimana menurut anda? Silahkan isi kolom komentar dan ungkapkan pendapat anda.

Bagikan

Jangan lewatkan

Praktek Syirik 10-10-2010
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Suka dengan artikel di atas? Tambahkan email Anda untuk berlangganan.

Silahkan Isi Komentar Anda!
Sebisa mungkin saya akan menanggapi dan membalas komentar, berkunjung ke blog atau situs anda.
NO SPAM, NO SARA! Thanks