Kamis, 01 Juli 2010

News : Ratusan Orangtua Calon Siswa Mengamuk

Dikutip dari Kompas.Com, Ratusan orangtua calon siswa SMP dan SMA negeri mendatangi kantor Dinas Pendidikan Kota Bekasi di Jalan Lapangan Tengah, Margahayu, Rabu (30/6/2010). Mereka mengamuk.
Kemarahan para orangtua calon siswa sekolah negeri itu dipicu tidak responsifnya pihak Dinas Pendidikan terhadap tuntutan penambahan waktu pengurusan pindah rayon.

"Kami minta pengurusan pindah rayon dibuka lagi dan harus bisa selesai hari ini juga karena besok sudah hari terakhir pendaftaran siswa baru!" teriak Hermin (45), salah satu orangtua siswa, dengan nada tinggi.
Ratusan orangtua calon siswa itu, laki-lai ataupun perempuan, kemudian naik ke lantai dua. Mereka berteriak-teriak meminta Kepala Dinas Pendidikan Kodrato segera keluar menemui mereka. Tak sabar menunggu, mereka pun merangsek masuk ke ruang pelayanan.

Sebagian di antaranya bahkan mengamuk. Meja staf Dinas Pendidikan rusak dijebol dan isi rak diobrak-abrik sehingga sebagian dokumen tercecer di lantai.

"Kami sudah tiga hari bolak-balik ke sini. Harus dibuka hari ini juga, enggak ada tunda-tunda lagi," teriak salah satu orangtua calon siswa penuh emosi.
Sebagian dari orangtua calon siswa itu sehari sebelumnya telah mendatangi kantor DPRD Kota Bekasi untuk meminta wakil rakyat mendesak Dinas Pendidikan Kota Bekasi membuka kembali pelayanan pengurusan pindah rayon.

"Ada lebih dari 200 orang yang telah mengumpulkan fotokopi data anak mereka untuk diurus pindah rayonnya," kata Intan, salah satu fasilitator orangtua calon siswa.
Kemarahan para pemrotes itu teredam saat Kepala Seksi Dana dan Perencanaan Bina Program Dinas Pendidikan Kota Bekasi Nimas Sobariah menyatakan bahwa pelayanan pengurusan pindah rayon akan dibuka kembali.

"Sekarang sedang dipersiapkan, tidak ada gunanya ibu-ibu teriak marah-marah di sini," katanya.
Tak lama kemudian, Ketua Panitia Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Kota Bekasi Hanan Tarya muncul bersama Ketua Komisi D DPRD Herry Koswara. Hanan menyatakan, Dinas Pendidikan akan membuka kembali pelayanan pindah rayon bagi calon siswa asal luar Kota Bekasi. Namun, pembukaan kembali itu hanya satu hari.

"Atas desakan warga dan DPRD Kota Bekasi, pengurusan pindah rayon dibuka lagi hari ini, tapi hanya untuk satu hari," ujar Hanan.

Para orangtua calon siswa itu akhirnya diarahkan untuk melakukan pengurusan pindah rayon yang dipusatkan di SDN Margahayu V yang terletak di samping kantor Dinas Pendidikan. Ratusan orang terpaksa antre menunggu giliran.

Petugas sempat kewalahan karena para orangtua calon siswa itu berebut untuk menyelesaikan pemberkasan.
"Harus mau antre. Jangan khawatir, kami akan layani sampai pukul 20.00," kata Hanan saat itu.
Dia menambahkan, jadwal pelayanan urusan pindah rayon yang telah dilaksanakan pada 21-23 Juni 2010 itu sebenarnya sudah sesuai dengan pertimbangan panitia.

"Pengalaman tahun lalu, kalau jadwal pengurusan pindah rayon tidak dipisahkan dengan jadwal pendaftaran PPDB online, orangtua siswa sendiri yang repot. Pelaksanaannya dipisahkan agar orangtua siswa bisa lebih konsentrasi terhadap setiap tahap pendaftaran," ujarnya.

Herry Koswara menyatakan, tidak ada yang salah dengan pembukaan kembali pelayanan administrasi untuk pindah rayon calon siswa asal luar Kota Bekasi itu meskipun Dinas Pendidikan telah menetapkan bahwa jadwal pelayanan pindah rayon adalah tanggal 21-23 Juni.

"Pembukaan kembali ini kan bagian dari pelayanan kepada warga. DPRD akan mem-back up sepenuhnya," ujarnya. (chi)

Baca Juga : Unjuk Rasa Tolak Jual Beli Bangku Sekolah

Bagikan

Jangan lewatkan

News : Ratusan Orangtua Calon Siswa Mengamuk
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Suka dengan artikel di atas? Tambahkan email Anda untuk berlangganan.

Silahkan Isi Komentar Anda!
Sebisa mungkin saya akan menanggapi dan membalas komentar, berkunjung ke blog atau situs anda.
NO SPAM, NO SARA! Thanks